Pulau dewata tidak hanya terkenal dengan ke indahan alam dan pantainya saja, salah satu objek wisata yang juga banyak di kunjungi wisatwan adalah hutan mangrove bali atau mangrove center bali. Hutan mangrove ini berlokasi di kawasan suwung kawuh, kalau datang dari arah airport ke arah sanur  melewati jalan bypass ngurah rai adanya di kanan jalan, sebelum perempatan benoa.

Luas hutan mangrove di bali 1.786 Ha, dari luas tersebut tidak semuanya ditanami oleh mangrove ini disebabkan oleh berbagai faktor penyebab antara lain adalah disebabkan pencemaran, konversi lahan hutan, penebangan liar, pinjam pakai kawasan hutan, pemukiman dan lain-lain.

Hutan mangrove memiliki fungsi dan manfaat yang sangat penting sebagai penyangga kehidupan dan kelestarian wilayah pantai. Adapun manfaat dan fungsi dari mangrove antara lain :
• Sebagai peredam gelombang dan angin, pelindung dari abrasi, penahan intrusi air laut ke darat, penahan lumpur dan perangkap sedimen.
• Penghasil sejumlah besar detritus (hara) bagi plankton yang merupakan sumber makanan utama biota laut.
• Daerah asuhan (nursery grounds), tempat mencari makan (feeding ground), dan daerah pemijahan (spawning grounds) berbagai jenis ikan, udang dan biota laut lainnya.
• Penghasil kayu konstruksi, kayu baker, bahan baku arang, dan bahan baku kertas.
• Pemasok larva (nener) ikan, udang dan biota laut lainnya.
• Habitat bagi beberapa satwa liar, seperti burung, reptilia (biawak, ular), dan mamalia (monyet)
• Sebagai tempat ekowisata

Jika kalian berkunjung ke kawasan hutan mangrove bali, cukup dengan membayar biaya masuk Rp 5.000 rupiah, kalian bisa berkeliling di atas jembatan kayu memutari kawasan hutan mangrove yang sejuk dan teduh, sepanjang mata memandang di hiasi rindangnya mangrove yang sudah tua usianya, sesekali bisa melihat kepiting kecil dan satwa-satwa burung. Pada sudut paling ujung kalian bisa melepas lelah memandang lautan dan kapal-kapal pesiar di kejauhan, disediakan tempat istirahat berbentuk gazebo dari kayu, di kejauhan terlihat burung-burung bango berterbangan dan mendarat di atas air yang surut mencari makan.

berkunjung ke hutang mangrove lebih tepat di lakukan pada sore hari, jika cuaca bagus bisa mengabadikan moment-moment  indah di sepanjang jalan kayu mengelilingi hutan mangrove yang rimbun. Di tengah hutan mangrove terdapat gazebo bertingkat yang terbuat dari kayu, dari atas ini bisa memandang indahnya gugusan mangrove dan mengabadikan objek foto dari atas.

Sebenarnya ada 2 gazebo di hutang mangrove ini, tapi sayang gazebo satu lagi yang berfungsi untuk mengamati satwa burung sudah rusak termakan usia dan tidak bisa di gunakan lagi. Bukan hanya gazebo yang rusak, sarana jalan menuju hutan mangrove yang terbuat dari papan juga sudah banyak yang rusak termakan usia, penyanggahnya pun demikian  jadi harus penuh hati-hati untuk melewatinya supaya tidak jatuh. Sampah yang menghiasi pohon mangrove juga kurang di bersihkan, sampah jenis plastik terbawa air dari sungai-sungai yang bermuara mengotori mangrove.

Mungkin hal ini bisa jadi perhatian pemda dan dinas terkait untuk membenahi prasarana yang ada, agar pengunjung hutan mangrove lebih nyaman dalam berwisata. menjaga kebersihan tempat wisata juga bukan tugas pengelola saja, tapi pengunjung pun harus menjaga, dengan tidak membuang sampah dan mengotori tulisan-tulisan di dinding dan papan pada gazebo membuat kotor dan tidak nyaman di lihat, padahal jika pengunjung paham dan sadar di pintu masuk sudah tertulis larangan-larangan dilakukan di hutan mangrove.

Proyek pengembangan pengelolaan hutan mangrove dibantu oleh Pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA) dalam melaksanakan proyek pada tanggal 4 November 1992 sampai dengan tahun 1999. Jika berwisata ke bali tidak ada salahnya mampir ke hutan mangrove bali yah.

Pernah mendengar nama buah carica ? itu loh jenis buah seperti pepaya kecil yang hanya tumbuh di dataran tinggi di ketinggian 1500 – 3000 meter di atas permukaan laut. Buah ini ini konon berasal dari daerah Andes Amerika Selatan. Pepaya gunung atau dikenal dengan nama latin Vasconcellea cundinamarcensis banyak tumbuh di wilayah Dieng Wonosobo Jawa Tengah dan daerah Bali. Carica banyak di jadikan buah tangan khas wonosobo dalam bentuk manisan, karena disamping rasanya manis dan legit harganya pun tidak terlalu mahal.

Dalam perjalanan saya menuju dataran tinggi dieng, saya berkesempatan untuk mencari lebih jauh tentang cara pengolahan buah carica ini. Berbekal informasi dari teman yang memang mengetahui wilayah tersebut. Sampailah saya di sebuah rumah dua tingkat yang menjadi home industri pengolahan buah carica. Rumah tingkat yang saya masuki saya kira seperti salon, karena tertulis spanduk SALON, ternyata pengolahan carica nya berada di rumah sebelahnya. Ketika saya masuk ke ruangan tersebut tampak banyak buah-buah carica berserakan mulai dari yang masih hijau sampai yang sudah menguning.

Ibu Saroji pemilik usaha ini mempersilahkan kita masuk dan bertanya-tanya tentang pengolahan buah carica, saya disuguhi manisan carica hasil olahannya yang siap jual. Setelah mecicipi kami bergegas menuju ke sebuah ruangan yang menjadi tempat pengolahan, disana sudah ada 2 orang wanita bertugas mengupas buah carica. Cara mengupas buah carica juga harus hati-hati karena getah dari buah ini bisa membuat tangan gatal-gatal. Buah carica mentah di kumpulkan Ibu Saroji dari petani dengan membayar sebesar Rp 5.000 – 6.000 per kilonya.

Buah yang sudah masak memiliki warna kekuningan, setelah buah di kupas bersih buah kemudian di potong dua, biji nya di kumpulkan terpisah di sebuah wadah. Hasil potongan buah yang telah di buang biji nya lalu di rendam di cairan garam, gunanya untuk menetralisir getah dan mebuat kenyal buah nya. Setelah di rendam selama 2 jam buah di cuci dengan air bersih. Selanjutnya proses pencampuran buah dengan rebusan air gula yang sudah di didihkan, proses ini berlangsung 1 jam, kemudian buah dimasukan ke dalam wadah botol selai beling ber ukuran 350 gram. Selanjutnya proses pen steaman selama 2 jam dan buah siap di label untuk di masukan ke kardus.

Dalam sekali produksi menghasilkan 400 buah botol membutuhkan waktu satu hari. Jika sedang ramai permintaan ibu Saroji tidak dapat memenuhi permintaan pelanggannya, kerena terbatasnya suply buah dari petani, karena jarang petani menanam buah carica. Dalam wilayah Dieng sendiri cuma ada 3 industri rumahan sejenis. Dalam bisnisnya Ibu Saroji membuat bermacam-macam penganan mulai dari kripik kentang, kripik usus dan kripik jamur serta tak lupa minuman khas dieng Purwaceng yang di khususkan untuk pria sebagai minuman vitalitas.

Angkor Wat di Kamboja merupakan kompleks candi tua terkenal karena keanggunan dan keeksotikannya. Sudah pasti bagi para fotografer, juga pecinta peninggalan kebudayaan lama, tempat tersebut sangat ideal untuk diabadikan dalam gambar maupun untuk dinikmati kekayaan warisan kebudayaannya.

Untuk mengunjungi Angkor Wat, khususnya melalui jalan darat, paling mudah pengunjung menempuh perjalanan dari Bangkok (Thailand) menuju Siem Reap (Kamboja),kota tempat kompleks itu berada. Atau bisa juga melalui kota Ho chi minh (Vietnam). Jarak dari Bangkok menuju Siem Reap sekitar 436 Km sedangkan jarak Ho chi minh – Siem Reap 534 Km. Para traveler harus benar-benar memiliki kesiapan fisik. Sebab, perjalanan melalui jalan darat membutuhkan tenaga ekstra. Walau begitu, bagi yang suka bertualang, perjalanan darat itu begitu mengasyikkan.

Perjalanan saya pada bulan may 2011 dimulai dari kawasan Pham Ngu Lao, kawasan backpacker yang cukup terkenal di kota Saigon, atau Ho Chi minh tepatnya. Disini setiap pagi banyak rombongan turis berkumpul dari berbagai Negara untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai tujuan wisata mulai dari kamboja, Thailand, Laos ataupun ke kota tujuan wisata di dalam Vietnam sendiri.

Harga tiket bus Sorya transport sekitar US$ 15 untuk tujuan Ho chi minh – Phnom penh dan US$ 4 untuk Phnom penh – Siem reap. Perjalanan memakan waktu sekitar 6 jam setiap tujuan, total jadi 12 jam. Usahakan jika anda pergi kesana cari bus yangperjalanannya malam hari, biar bisa tidur di perjalanan. Melewati border Moc Bai (Vietnam) dan masuk border Bavet (kamboja) anda harus bayar VOA sebesar US$25 per orang. Sejak disetujuinya pertemuan Asean yang membahasa soal Visa ASEAN, mulai September 2011 VOA nya di hapuskan untuk kamboja dan Laos.

Angkor Wat adalah salah satu dari banyak candi yang ada di kawasan Yasodharapura sebuah kawasan peninggalan sejarah di wilayah Siem Reap. Menurut catatan sejarah, kompleks candi-candi tersebut dibangun antara abad ke-6 sampai ke-13.

Untuk mengunjunginya sangat mustahil jika hanya berjalan kaki, karena jarak antara antara satu candi dengan candi lainnya cukup jauh. Selain sepeda, ada juga ojek sepeda motor dan sepeda motor becak. Untuk sepeda disewakan seharga US$ 5/hari, ojek sepeda motor US$ 8/hari. Beruntung saya dapat sewa tuk-tuk hanya US$ 12/ hari bisa keliling Angkor wat.

Tiket masuk lokasi kompleks (Candi Angkor Wat dan beberapa candi lainnya) dibagi dalam 3 jenis: 1 hari (20 dolar), 3 hari (40 dolar), dan 1 minggu (60 dolar).Sebetulnya sangat mustahil mengunjungi kompleks dalam waktu satu hari karena begitu banyaknya obyek yang harus dikunjungi, yaitu Angkor Wat itu sendiri, juga Angkor Thom (Bayon), Ta Prohm, Banteay Srei, Elephant Terrace, Baray Barat, Baray Selatan dan masih banyak lagi candi yang semuanya berada dalam kompleks Yasodharapura atau lebih dikenal dengan kompleks Angkor Wat.

Angkor Wat melambangkan ciri keagamaan Hindu dengan menara utama yang melambangkan Gunung Meru, pusat seluruh kegiatan menurut hinduisme. Halaman dikelilingi dinding dan terusan yang berfungsi bukan saja sebagai penghadang, tetapi juga sebagai lambang Gunung Meru yang dikelilingi oleh banjaran dan lautan, sebagaimana digambarkan oleh kepercayaan Hindu. Terdapat sebuah parit dan dinding yang dilukis indah mengelilingi lima kuil utama.

Jalan masuk utama memiliki panjang setengah kilometer. Gerbang memiliki lambang jembatan pelangi yang dalam kepercayaan Hindu diartikan sebagai hubungan di antara alam gaib dengan nyata, atau antara alam dewa dengan manusia. Di sepanjang dinding bangunan pertama terdapat banyak relief yang antara lain menggambarkan Raja Suryavarman II menjadi raja, kemudian relief tentang pasukan Khmer, relief tentang surga dan negara, dan banyak lagi. Patung Dewa Wisnu dengan delapan tangan menghiasi salah satu ruangan di bangunan pertama dari Angkor Wat. Angkor wat juga merupakan warisan budaya dunia yang di lindungi UNESCO, sepanjang tahun perbaikan, penataan dan pemeliharaan terus dilakukan.

Danau toba merupakan danau terbesar se asia, merupakan objek wisata andalan sumatera utara terletak di daerah parapat. Terkenal dengan keindahanalamnya dan objek-objek wisata banyak terdapat disana. Jika kamu berkunjung kesana mungkin selama tiga hari bisa menghabiskan waktu untu meng explore seluruh keindahan yang ada di danau toba dan pulau samosir nya.

Rasa penasaran saya ketika berkunjung ke danau toba dan menginjak kan kaki di pulau samosir itu adalah benarkah di atas pulau samosir yang luas ini ada danau lagi ?? berbekal informasi yang saya dapat dari hasil browsing dan bertanya -tanya kepada penduduk sekitar, memang benar di pulau samosir terdapat danau lagi bernama danau Sidihoni.

Danau kecil nan asri di ketinggian 1100 meter di atas permukaan laut ini menyajikan pemandangan yang sangat indah. Untuk menuju kesana anda bisa melalui dua rute, yang pertama anda menyebrang dari parapat pelabuhan ajibata menuju pelabuhan tomok pulau samosir, dari samosir anda menuju pangururan yang berjarak sekitar38 Km. Rute kedua anda bisa memutar mengelilingi tepian danau toba menuju Harian melewati daerah singkam terus menuju Pangururan. Jika sudah sampai di simpang pangururan anda akan ketemu jalan cabang yang menuju ke danau sidihoni, terlihat papan penunjuk arahnya, jaraknya menuju danaunya sekitar 8 km lagi, jalan yang anda akan lalui rusak menanjak dan berkelok, tapi percaya anda akan disuguhi pemandangan indah disepanjang sisi kanan jalan anda bisa melihat view bagus danau toba dan hijaunya mata memandang.

Kalau anda keliling pulau samosir anda bisa menyewa motor dekat pelabuhan tomok, disini penginapan juga murah-murah dan bisa di negosiasikan harganya di banding anda harus bermalam di tuk-tuk, waktu saya bermalam di sebuah penginapan bagus dengan kamar besar dari harga 200rb/malam saya menawar menjadi 50rb/malam.Dan biaya sewa motornya seharga 70rb per hari. Bisa murah karena daerah tomok jarang wisatawan bermalam hahahaha……..yang banyak turisnya daerah tuk-tuk. Jadi pintar-pintar anda saja dalam hal menawar dan memilih tempat bermalam.

Perjalanan saya menuju danau sidihoni siang hari mengendarai sepeda motor, dalam perjalanan menjumpai anak-anak sekolah dasar di pinggir jalan menunggu tumpangan yang akan mengangkut mereka pulang, jarak sekolah ke rumah mereka sekitar 10Km dan tidak ada transportasi. Saya bersedia angkut mereka 2 orang dari 9 orang yang berdiri di tepi jalan. Mengantarkan mereka ke rumahnya sekaligus saya meminta petunjuk menuju danau sidihoni, spedometer menunjuk angka 7km sesampainya di rumah anak tersebut, saya disuguhkan minum oleh orang tua kedua anak tersebut. Sekitar 30 menit saya berbincang dengan mereka lalu melanjutkan perjalanan. Tempat tinggal mereka begitu asri dan sejuk, rumah adat kayu khas batak dan rindangnya pepohonan sepanjang halaman mengelilingi daerah mereka. Berfikir dalam hati kalau kemping disini enak neh betah seminggu hahahaha

Perjalanan wisata saya menelusuri sudut wilayaha belitong memang tidak ada habisnya, sore hari yang cerah saya sampai di pantai Burung mandi belitong timur, pantai dengan garis pasir putih yang indah di tambah tersedianya tempat untuk duduk santai di tepi pantai membuat saya betah berlama-lama memandangi birunya lautan.

Ada yang menarik ketika saya di pantai, seorang bapak bertanya “kamu dari mana? ” Lantas saya jawab dari jakarta, “kamu datang kesini sendiri saja? “ Saya jawab iyah sendiri, ngobrol pun berlanjut dan saya di beritahu ada sebuah vihara di atas bukit sana, coba kamu tengok kesana.

Vihara bernama Buddhayana atau lebih di kenal vihara Kwan Im memang sudah terkenal sejak ratusan tahun silam, vihara yangmenjadi tempat ibadah umat Kong Hu Cu Tiong Hoa ini, tak jarang mereka datang jauh-jauh untuk beribadah disini. Vihara ini menurut catatan didirikan sekitar tahun 1747 oleh saudagar cina. Letaknya yang unik di atas bukit berbatuan besar menjadi ciri tersendiri, konon letak vihara ini mengikuti kiblat pusat kuil yang ada di Tiongkok, sebagai lambang Dewi Kwan Im yang selalu melindungi setiap pelayaran para saudagar cina yang mendarat diwilayah tersebut.

Waktu saya tiba di vihara banyak rombongan anak sekolah SMU dari pusat kota belitong berkunjung kesana, sekalian dengan mereka saya melihat-lihat tiap sudut vihata tersebut, Bangunan serba merah di hiasi lampion yang tergantung di tiap atap, berbagai ornamen tulisan bahasa China dan sebuah batu besar di belakang Vihara.

Memasuki ruangan vihara aroma dupa dan cahaya lilin berbagai ukuran menerangi sudut ruangan yang sedikit gelap cahaya nya. Saya mencoba untuk mencari tau, kalau di vihara ini bisa meramal peruntungan. Setiap musim Ceng Beng atau ziara kubur banyak juga yang datang untuk ziarah sekaligus meramal peruntungan, banyak mereka yang mempercayai peruntungan dari vihara ini.

Ada 61 batang bambu yang di taruh di wadah panjang, batang bambu di kocok/dijatuhkan dan batang bambu yang terpilih dicocokan dengan sepasang batu buka tutup, jika batu buka tutup di jatuhkan dengan posisi buka dan tutup berarti bambu yang di pilih sudah cocok. Selanjutnya pengunjung mengambil Ciam Si atau kertas sesuai dengan nomor yang ada pada batang bambu tersebut, tulisan dikertas itu berisikan ramalan kesehatan, karier, jodoh atau peruntungan yang di minta.

Saya mencoba peruntungan nasib saya, tapi setelah saya mau mengocok batang bambu……tiba-tiba preeetttttt…………..ternyata listrik padami, penerangan di dalem vihara jadi gelap, cahaya lilin tak mencukupi untuk melanjutkan ramalan, sayapun kecewa. Akhirnya saya duduk di teras luar viharamemandang hijaunya pepohonan .

Saya sempat berbincang-bincang dengan sang juru kunci vihara tersebut, orangnya ramah dan banyak membantu setiap pertanyaan yang saya tanyakan dia jawab dengana baik.

Ketika saya bertanya :

‘apakah setiap hari disini mati lampu ? ‘

“tidak sering tapi selalu mati hehehe, kadang kalau mati sangat mengganggu ibadah sedang berjalan”

‘yah berdoa saja pak, siapa tau nanti akan ada Donatur yang mau menyumbangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya dan Angin biar tidak tergantung pada energy dari negara, lokasi ini cocok di atas bukit banyak angin nya’

“amiieen semoga saja dikabulkan, biar ibadahnya tidak terganggu”.

Road trip kali ini beranjak dari Magelang menuju wonosari gunung kidul, dengan perjalanan sekitar 2 jam melewati ringroad Jogja menuju selatan. Wisata Gunung Kidul memang banyak sekali objek wisata adventure, disamping kali suci dan goa jomblang yang sudah terkenal terdapat beberapa objek wisata salah satunya Gua Pindul menawarkan Cave Tubing dengan harga relatif murah dengan lama pengarungan 30-45 menit hanya Rp.25.000 per orang sudah termasuk Ban pelampung, jaket pelampung, guide, antar jemput dan segelas minuman hangat khas daerah tersebut.

Satu dari 7 gugusan gua yang terdapat di desa bejiharjo – karangmojo , dengan panjang gua sekitar 350 meter dan memiliki kedalaman air bervariasi 5 – 19 meter yang terdiri dari 3 zona, yaitu zona terang, zona gelap dan zona remang-remang. Selama pengarungan air sedikit tenang dan memasuki zona gelap kita di wajibkan oleh pemandu untuk mematikan sinar lampu dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, disini kita juga bisa memohon sesuatu supaya permohonan kita di kabulkan.

Nama Gua Pindul di ambil dari nama Pipi Gebendul kisah seorang pengelana yang terbentur batu saat keluar masuk gua mencari ayahnya. Konon pak SBY pernah berendam di gua ini sebelum beliau menjabat menjadi presiden Republik Indonesia, di percaya jajaran gua di gugusan gunung kidul terhubung dengan gua-gua yang ada di pacitan asal daerah pak SBY.

Selama menelusuri gua ini kita disuguhi ornamen indah dari stalaktit dan stalakmit hasil proses ribuan tahun, menurut penelitian panjang stalaktit di gua pindul terpanjang 7 meter dengan asumsi penambahan per tahun sekitar 1 cm maka usia stalaktit tersebut 700 tahun. Terdapat juga ornamen cantik seperti batu kristal, dan bentuk batu lain menyerupai jenis kelamin pria, barang siapa yang memegangnya konon bisa menambah keperkasaan, tak jarang banyak kaum adam bersemedi dalam gua ini.

Dipandu oleh dua orang guide bernama si mbah, dengan rambut panjangnya dan lucu tingkahnya membuat pengarungan jadi lebih seruw, si mbah banyak bercerita tentang sejarah gua ini, menjelaskan detail ornamen-ornamen stalaktit dan stalakmit dengan sorotan sinar lampu nya. Sampai di kolam besar sebelum keluar gua kita ber istirahat dahulu, bisa berenang atau melompat menceburkan diri disini. Sejenak bisa berfoto-foto mengabadikan sinar matahari masuk ke mulut gua. Titik terakhir pengarungan sampai di bendungan banyumoto, bendungan tegar peninggalan jaman belanda, disinipun kita bisa berenang dan melompat dari atas pohon.

Objek wisata di desa bejiharjo ini tidak hanya menawarkan indahnya gua pindul, tapi masih ada beberapa objek menarik lainnya seperti wisata rafting di sungai oyo dengan biaya berkisar Rp 35.000- 50.000 rupiah per orang, dan wisata extrem menelusuri gua di oyot. Sayangnya waktu kita kesana untuk penelurusan gua di oyot sedang tidak di buka untuk umum karena kondisi tidak memungkinkan.

Sesuatu yang menarik dari desa ini adalah objek wisata ini dikelola oleh warga sekitar melalui karang tarunanya, memberdayakan warga desa nya untuk saling bekerjasama memberikan pelayanan yang baik kepada para pengunjung yang datang menikmati wisata. Saat melakukan konfirmasi ingin datang ke lokasi, pak Haris dengan sigapnya menyambut kita datang, dengan mengutus warga desa untuk menjemput kami di kantor pemda wonosari, dari sanalah kami di pandu menuju ke lokasi, sepanjang jalan terdapat juga pangkalan ojek-ojek motor yang siap mengantar anda ke lokasi jika anda tersesat tanpa meminta imbalan. Tertulis di pangkalan ojek mereka “JASA ANTAR KE GOA PINDUL GRATISSS “ . Dilokasi juga tersedia lahan parkir motor dan mobil dengan tarif parkir standar, warung makanan yang cukup terjangkau, terdapat juga kamar ganti yang bisa di gunakan gratis dan kamar mandi umum.

  • Pilihlah penerbangan malam atau pagi hari, jadi anda enak ketika berangkat atau sampe di tujuan, selain bisa tidur di bandara anda tidak terkena macet
  • Datang lah tepat waktu ke bandara, anda tidak akan tahu kondisi di jalanan menuju bandara, mungkin bisa tiba-tiba macet……datang lebih awal lebih baik daripada telat datang di tinggal pesawat.
  • Siapkan dokumen perjalanan anda, tiket, boarding pass, itenerary, paspor dan kartu identitas, jika anda keluar negeri foto copy lah pasport dan tiket balik anda buat jaga-jaga kemungkinan hilang atau tercecer dan jangan lupa bawa alat tulis
  • Bawalah barang bawaan secukupnya, jangan terlalu banyak tentengan atau barang bawaan berkardus-kardus sehingga menggangu kenyamanan penumpang lain, bisa-bisa penumpang lain gak kebagian bagasi kabin karena barang yang anda bawa terlampau banyak, dan perhatikan ukuran bagasi kabin, dibeberapa maskapai international pemeriksaan bagasi kabin dilakukan secara ketat.
  • Saat di ruang tunggu penumpang anda bisa memanfaatkan waktu dengan membaca, ngobrol dengan penumpang lain atau sekedar main gadget atau browsing melalui laptop anda, jangan lupa anda siapkan makanan ringan (roti dan susu) buat jaga-jaga kalau pesawat yang anda naiki terlambat dan maskapai yang anda naiki tidak memberikan kompensasi makan atau minum, jadi anda sudah siap dengan bekal anda hehehehehe
  • Jika di bandara negara orang, anda bisa keliling bandara sekedar cuci mata atau belanja yang murah atau sekedar cari yang gratisan hahahaha……….ada bandara yang ngasih kopi gratis tiap pagi atau jasa pijat kursi gratis. Tergantung anda bisa menemukan tempat-tempat yang gratisan hehehehe
  • Ketika masuk pesawat pastikan anda mengetahui posisi duduk anda, jika no kursi anda baris ke 20 anda bisa masuk pesawat melalui pintu belakang. Baris kursi pesawat biasanya 30/31 baris untuk airbus atau boing 737, dan 40 baris type Boing ER, jadi jumlah barisnya anda bagi dua, lalu anda bisa tau lebih dekat lewat pintu mana anda masuk ke pesawat. Ini simple tapi penting sehingga antrian di dalem kabin bisa di kurangi dan pesawat cepat berangkat.

  • Patuhi semua intruksi keselamatan yang di berikan awak kabini nya. Dan biasakan untuk tidak membawa pulang barang-barang milik maskapai kecuali anda sudah bilang dan izin terlebih dahulu sama awak kabinya. Masa sih anda mau bawa pulang pelampung atau farfum yang ada di toilet hahahahaha
  • Saat duduk anda harus tau diri jika anda ingin menurunkan sandaran kursi, lihat belakang anda, apakah belakang anda sedang menggunakan meja makannya ? bisa-bisa tanpa lihat-lihat dulu anda turunkan sandara kursi anda ternyata orang di belakang anda sedang menggunakan meja nya untuk makan………kasihan kan karena ulah anda.
  • Buat yang membawa anak balita siapkan perlengkapan balita di bawah kursi anda, sehingga anda gak perlu naik turun buka bagasi kabin, yang akan menggangu penumpang lain.
  • Pilihlah posisi duduk dekat jendela atau kursi darurat, di samping dapat view bagus anda bisa leluasa duduk di depan pintu darurat, anda bisa meminta kursi nya pada saat anda check in.
  • Biasakan selalu mendahulukan penumpang berkursi roda atau penumpang lebih tua dari anda, dan selalu membantu orang disebelah anda jika mereka membutuhkan bantuan anda.
  • Selalu berdoa sebelum pesawat lepas landas dan biasakan kirim sms ke orang terdekat anda, menginformasikan kalau anda sedang naik pesawat maskapai A dengan no penerbangan XXX, sehingga jika terjadi hal-hal di luar dugaan anda, keluarga anda dengan cepat dan mudah mengetahui informasinya.

2 Pulau cantik dari 2 Negara menggunakan energi terbarukan sebagai sumber energi nya.

Perjalanan saya selama 11 hari menelusuri negeri-negeri Malaysia berakhir di pulau perhentian, sebuah pulau yang terkenal di negeri jiran sebagai pulau tercantik dan termahal ini memang memberikan kesan tersendiri. Saya dan teman saya asal jerman sampai di pulau perhentian kecil, setelah 7 jam perjalanan dengan menumpang-numpang kendaraan.

 

Pulau Perhentian
Perhentian kecil dan perhentian besar, dua pulau yang menjadi daya tarik wisatawan local Malaysia maupun dunia untuk berkunjung kesini, Saya menginjak kan kaki di pulau perhentian kecil, yang memang pulau paling ramai dan murah dan banyak di kunjungi wisatawan. Saya tiba di terminal ferry kuala besut pada malam hari, harus menunggu pagi untuk bisa menyebrang ke pulau perhentian kecil, dengan tarif 70 ringgit se orang PP saya dan teman saya mendapatkan potongan menjadi hanya 55 ringgit untuk harga tiketnya berkat hasil loby-loby hahahaha. Pagi hari pukul 7.00 boat pertama berangkat membawa 20 0rang wisatawan asing, mungkin hanya saya orang local melayu, semua turis asing.

Mendarat di dermaga coral beach sisi barat pulau, dari sisi ini sunset akan terlihat. Saya bergegas menuju long beach, menelusuri hutan menuju hamparan pantai dimana turis-turis banyak berkumpul. Long beach terletak di sisi timur dari pulau ini. Setelah saya cari penginapan seharga 20 ringgit untuk berdua, saya pun bermain-main di pantai melepas lelah.
Ada yang menarik ketika saya duduk di pantai mengamati penginapan-penginapan dan hotel mewah di pulau ini, terbesit dari mana mereka mendapatkan supply energy listrik nya? Mengingat jarak dari pulau ke daratan cukup jauh sekitar 45 KM. Saya pun berfikir pasti ada sumber listrik di atas bukit sana, colek teman saya untuk berangkat ke sana, karena teman saya hobby trekking dan suka alam, saya bilang ke dia juga mungkin di balik bukit itu ada pantai bagus hahahahaha dengan pede nya. Dan kenyataannya memang benar, setelah trekking selama 30 menitan kita sampai di atas bukit. Nah disinilah sumber energy untuk pulau ini…….ternyata pulau ini menggunakan energy yang ramah lingkungan dan berasal dari alam, yaitu tenaga matahari dan angin. Dari atas bukit memang banyak angin bertiup, dua buah turbin angin raksaksa dan 410 lembar panel surya tertata rapih dalam satu area. Menghasilkan tenaga sekitar 150KWP. Terlihat juga panel surya nya menutupi atap dari koridor tangga untuk pejalan kaki menuju ke bawah sebuah dermaga dan terdapat pantai yang indah jernih airnya dan cukup dalam. Duduk di atas bukit ini bisa melihat hamparan pantai dan view hijau menawan. Betah saya duduk di sini, Karena disediakan gazebo untuk duduk-duduk.

Listrik di pulau ini hanya menerangi mulai pukul 18.00 hingga pagi hari jam 06.00, jadi masih sangat terbatas supply listrik di pulau ini, rata-rata penginapan atau hotel-hotel mewah masih menggunakan genset diesel yang menggunakan bahan bakar fosil untuk tenaga listrik cadangannya. Jika mereka menggunakan diesel mereka menghasilkan pembakaran atau asap yang keluar dari mesin dieselnya yang jelas membuat udara tidak bersih dan kotor polusi……….coba kamu bayangin jika semua penginapan memasang genset nya sudah pasti akan berisik dan bising dan polusi udara tentunya, masa pulau se indah ini akan tercemar dengan udara kotor. Belum lagi mereka juga harus membeli bahan bakar untuk gensetnya yang harganya tidak lah murah. Jelas pemanfaatan energy yang bersumber dari alam sangat dibutuhkan, disamping efisien dan tidak perlu bayar tersedia selama-lamanya. Sinar matahari terus bersinar, Angin terus bertiup, itulah yang bisa dimanfaatkan.

Pulau Gili Trawangan
Siapa yang tidak kenal dengan pulau 3 gili yaitu gili trawangan, gili air dan gili meno, gili berasal dari bahasa Lombok yang artinya pulau. 3 pulau ini menjadi daya tarik wisatawan domestic Indonesia maupun dunia, terkenal dengan pemandangan laut, pasir putih dan keramah tamahan penduduk lokalnya.

Dua hari setelah dari Malaysia saya melanjutkan perjalanan ke bali bersama 7 orang teman-teman traveling saya, semua serba ala backpacker dan system sharing cost, semua biaya trip di bagi rata, mulai dari sewa mobil, penginapan, biaya ferry, dll nya, kecuali makan dan kebutuhan pribadi yang tidak bisa di sharing hehehehe…….. dari bandara ngurah rai menuju desa tenganan dan amed untuk keliling disana dilanjutkan menuju pelabuhan padangbai yang berjarak 65KM dari kota denpasar. Kita akan menyebrang menuju Lombok dengan menggunakan mobil sewaan seharga 225 ribu sehari, biaya penyebrangan sebesar 600rb an untuk sekali jalan dengan lama di atas ferry sekitar 4-5 jam.
Gili trawangan merupakan satu dari 3 pulau gili yang ada, merupakan pulau teramai dan banyak di kunjungi wisatawan. Saya bersama teman-teman langsung menuju gili trawangan. Teman-teman yang lain melakukan aktivitasnya, keliling 3 pulau dan snorkeling saya memilih tidur dan bangun pada siang harinya untuk keliling ke bagian barat pulau gili. Mungkin sudah ke 3 kalinya dalam tahun ini saya ke pulau gili, kenapa saya penasaran ke gili trawangan ?? pasti ada sesuatu disana yang saya mau tau…….

9 bulan lalu tepatnya desember 2010 saya ke gili trawangan, mendapat informasi bahwa di pulau tercantik ini akan di bangun sebuah pembangkit litstrik tenaga surya, pasti itu berita bagus bagi penghuni pulau, kenapa? Karena setiap hari pasokan listrik penduduk, penginapan dan hotel sangat terbatas hanya dari sebuah pembangkit listrik tenaga diesel yang tidak cukup untuk memenuhi pasokannya. Listrik pun menjadi barang mewah disini, karena hanya hidup mulai pukul 18.00 sampai jam 05.00 pagi.

Saat saya kembali lagi setelah 5 bulan, proses pengerjaan pembangkit listrik tenaga surya di pulau itu sedang di kerjakan, Cuma sayang saya tidak melihat ke atas bukitnya. Sampai tiba saatnya saya kembali lagi ke gili trawangan pada oktober 2011……jrengg………saya naik ke atas bukitnya dan melihat proyek tenaga listrik dari sinar matahari tersebut sudah selesai dan rampung ber operasi. Dengan jumlah 900 lembar panel surya bisa menghasilkan listrik 200KWP. Jumlah panel nya dua kali lipat lebih banyak di banding dengan pembangkit yang ada di pulau perhentian kecil Malaysia. Mungkin factor alam kenapa disini tidak dibangun wind turbin (kincir angin) karena mungkin di bukit ini kurang pasokan angin yang berhembus, jika di pasang wind turbin mungkin tidak akan berputar karena geografis bukit di gili trawangan tidak terlalu tinggi untuk di daki. Cukup 10 menit bisa sampai di atasnya.

Sekarang pun listrik untuk penduduk dan penginapan-penginapan di gili trawangan sudah beroperasi selama 24 jam, jadi tidak ada lagi pemadaman bergilir atau listrik hidup setengah hari, semua penduduk disini senang dan merekapun semangat melakukan aktivitasnya melayani turis local maupun asing untuk berkunjung ke gili trawangan.

Niat baik dan peran serta pemerintah untuk pemanfaatan sumber energy terbarukan yang bersumber dari alam seperti air, panas bumi, bio gas, angin, dan sinar matahari masih harus terus di galakan. Mengingat Indonesia kaya akan sumber energy itu semua, sayangnya baru 5-7 % yang di gunakan benar-benar untuk energy. Negara dengan posisi jamrud katulistiwa banyak mendapat pasokan sinar matahari sepanjang tahun, Posisi 20 derajat ke utara dan ke selatan dari garis katulistiwa merupakan daerah yang sangat cocok di kembangkan energy tenaga surya.

Saya yakin Indonesia punya SEGALANYA…..ketika segalanya itu bisa di manfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan rakyatnya, percaya jika pulau-pulau yang ada di gugusan NKRI akan terang menderang dan menjadi pulau tercantik yang menjadi daya tarik wisatawan dunia untuk datang ke Indonesia………..

amati negeri mu
cintai negeri mu
kunjungi negeri mu
yukkk………….kita traveling.

Konser Keajaiban Indonesia atau The Real Wonder Of The World (WoW) yang di prakarsai sebuah perusahaan Konsultan Marketing terkemuka di dukung oleh Departemen Pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai inisiatif memperkenalkan pariwisata Indonesia kepada dunia, bahwa di Indonesia juga memiliki Wonder-wonder yang bisa menjadi daya tarik dunia. Unesco juga sudah lama memasukan beberapa objek wisata Indonesia kedalam daftar Cagar Budaya Dunia, antara lain Taman Nasional Ujung Kulon, Taman Nasional Komodo, Candi Prambanan dan Borobudur, Hutan tropis sumatera dan piramida Cartensz.

Kualifikasi sebagai The Real Wonder Of the World, objek wisata harus mempunyai sedikitnya tiga hal yaitu: memilki keunikan yang tak tertandingi dengan daerah lain, memiliki karakter budaya local yang kuat sebagai sumbangan nilai-nilai Indonesia kepada dunia dan terakhir menyimpan cerita yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan sustainability.

Selain objek wisata ada juga ada beberapa benda intangible dan tangible yang merupakan The Real Wonder Of the World antara lain : Wayang, Keris, Angklung, Tari Saman, Batik dan Noken. Dalam acara tersebut juga di hadirkan daftar 50 tempat wisata yang menjadi The Real WOW, yang tersebar dalam gugusan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tari Saman dari Aceh

Acara yang berlangsung pada 15 Desember 2011 malam hari di sebuah Ballroom Hotel berbintang di kawasan Sudirman ini di penuhi oleh ribuan undangan yang mayoritas adalah pelaku dunia pariwisata, mulai dari dirjen, bupati, para penggiat bisnis pariwisata dan tak luput para wakil-wakil dari komunitas traveling yang sangat antusias untuk menyaksikan program tersebut.

Para undangan di hibur oleh artis-artis yang membawakan lagu-lagu Indonesia bertema daerah, tarian-tarian menggambarkan kekayaan budaya Indonesia, kesenian alat music tradisional Indonesia juga dimainkan dengan sangat baik. Pengunjungpun riuh memberikan aplaus tepuk tangan untuk program acara tersebut. Tapi sayang teknis acara tersebut kurang disiapkan dengan baik, terlihat dari molornya acara selama 2 jam dari waktu yang di tetapkan, karena masalah panggung yang belum siap di lokasi acara. Pengunjung telah berdatangan namun belum bisa masuk ke dalam ballroom acara, sehingga terjadi penumpukan pengunjung di luar pintu. Ditambah lagi kurangnya kapasitas kursi yang disiapkan penyelenggara sehingga harus mendatangkan kursi tambahan untuk para pengunjung yang hadir malam itu.

Kita berharap Indonesia yang terdiri dari berbagai suku bangsa, kesenian, tradisi, budaya dan tempat-tempat indah, memiliki segudang keajaiban yang bisa ditawakan kepada dunia, jika di kelola dengan baik, di tata dengan baik, di promosikan secara baik juga, mungkin wisatawan dari penjuru dunia akan datang ke negara kita. Devisa mengalir, tenaga kerja terserap, ekonomi berjalan cepat, semuanya merasakan. Itulah impian kita semua…………Bisakah semua itu terwujud ??? Semoga.